Home » » 18 Jenis Sepeda di Dunia

18 Jenis Sepeda di Dunia

Subratagoweser.com - Sepeda merupakan salah satu alat transportasi yang sering digunakan masyarakat baik itu untuk bekerja maupun sebagai sarana olahraga. Memakai sepeda untuk aktivitas sehari - hari merupakan bentuk kesadaran kita akan pentingnya untuk mengurangi polusi udara. Pada masa kini, sepeda sudah memiliki berbagai macam jenisnya. Di dukung oleh kecanggihan alat alat produksi sekarang membuat sepeda sudah bisa di buat berbagai macam bentuk dan sesuai dengan kegunaannya. Nah, kali ini saya akan mengupas berbagai jenis sepeda yang pada umumnya terdapat di dunia.


1. Fixie Bike



Fixie Bike

Sepeda ini biasanya hanya menggunakan 1 gir alias single speed. Bentuk nya yang simple dan beratnya yang ringan membuat sepeda ini banyak digandrungi kaum muda maupun orang tua untuk sekedar jalan jalan di perkotaan ataupun berolahraga. Untuk rem biasanya sepeda fixie menggunakan gowesan kebelakang/Doltrap untuk menghambat laju ataupun memberhentikan sepeda.

2. Road Bike



Road Bike

Jenis sepeda road bike, biasanya sering digunakan untuk melintasi jalanan yang sudah beraspal dan mulus. Sepeda ini cocok digunakan untuk bersepeda dengan kecepatan tinggi. Sepeda ini juga cocok untuk dibawa ke kantor, apa lagi yang ingin balapan bersama teman - teman.

3. Competitive Road Bike



Competitive Road Bike

Sepeda Road Bike yang satu ini merupakan sepeda yang sering digunakan untuk balapan. Beratnya yang hanya sekitar 5 Kg, membuat sepeda ini sangat ringan untuk diangkat dan memudahkan pembalap untuk mengendarainya.

4. Time Trial Bike



Time Trial Bike

Dengan desain yang aerodinamis membuat sepeda ini dapat melaju dengan kencang karena dapat menahan dari terpaan angin yang bisa menghambat laju dari sepeda ini. Biasanya sepeda ini digunakan untuk pertandingan balap sepeda yang membutuhkan kecepatan tinggi. Berat sepeda ini sangat ringan karena didesain khusus agar pembalap dapat melaju sangat kencang di lintasan.

5. Mountain Bike



Mountain Bike

Sepeda ini lebih dikenal dengan nama sepeda gunung. Seperti namanya, sepeda ini biasanya sering dipakai untuk melewati rintangan di alam bebas seperti hutan dan pegunungan yang jalannya tidak mulus dan banyak rintangannya. Cocok digunakan untuk kamu yang sering bersepeda di alam bebas.

6. All Mountain Bike



All Mountain Bike

Shock Absorber merupakan salah satu kelebihan dari jenis sepeda ini. Ini dapat memudahkan pengendara sepeda untuk melewati berbagai rintangan yang membutuhkan suspensi yang nyaman seperti di track bebatuan dan terjal. Sepeda ini sangat cocok untuk pengendara yang suka bersepeda di track pegunungan terjal yang membutuhkan shock yang nyaman.

7. Downhill Bike



Downhill Bike

Sepeda ini sering digunakan untuk menuruni gunung atau medan yang menurun dengan kecepatan yang tinggi. Bentuk nya di desain sedemikian rupa agar mudah untuk menyesuaikan diri di medan yang menurun.

8. Free Ride Bike



Free Ride Bike

Sepeda yang satu ini memiliki bentuk yang hampir sama dengan sepeda downhill. Sepeda ini dibilang cukup seimbang karena bisa menaiki maupun menuruni gunung atau track dengan sama baiknya. Ada beberapa perbedaan dibandingkan dengan downhill bike. Diantaranya seperti menggunakan suspensi yang lebih sedikit dan mempunyai bobot yang lebih ringan. Biasanya sering dipakai untuk track yang ekstrem


9. Trials Bike



Trials Bike

Sepeda ini sering digunakan untuk melewati berbagai rintangan di jalanan. Trials Bike tidak sama dengan BMX. Ukurannya lebih besar sekitar 30% - 40 % dibandingkan BMX. Ukuran bannya pun biasanya memakai ukuran 24 atau 26 inchi sedangkan BMX memakai ban ukuran 20 inchi. Pemakai sepeda ini, harus memiliki keseimbangan dan skill yang mumpuni agar dapat melewati berbagai rintangan di jalanan. Desainnya yang super simple disertai dengan seat yang dibuat rendah agar dapat menghindari benturan dengan alat vital saat melakukan pendaratan. Sepeda ini menggunakan single speed alias hanya 1 gir. Salah satu atlet Trials Bike terkenal di dunia internasional ialah Danny Macaskill.

10. XC/Cross Country



XC/Cross Country

Sepeda ini dapat digunakan di berbagai track. Di  aspal, tanah, datar, menanjak ataupun menurun dapat dilalui dengan jenis sepeda ini. Untuk kamu yang suka memakai sepeda dengan keperluan yang bervariasi, sepeda ini sangat cocok untuk dipakai.   


11. BMX 

BMX
Mendengar kata BMX pasti sudah tidak asing lagi kan di telinga para pembaca. Sepeda yang satu ini memiliki kepanjangan Bicycle Moto-cross(X). Jenis sepeda yang satu ini sering digunakan untuk beratraksi.

12. Hybrid Bike



Hybrid Bike

Hybird bike adalah sebuah sepeda yang memadukan karateristik roadbike dan mountain bike (MTB) menjadi sebuah sepeda yang kuat, nyaman dan mampu melaju lebih cepat dijalan aspal dibandingkan sepeda MTB biasa.

Hybrid bike didesain untuk general-purpose utility (umum), commuter dijalan beraspal dan tidak beraspal. Sepeda Hybrid biasanya banyak dipergunakan dikota-kota besar terutama yang sudah memiliki jalur sepeda. Hybrid bike pada awal munculnya lebih dikenal dengan City bike, Cross bike atau Commuter bike. Mengambil fitur yang dimiliki MTB dan Roadbike dengan tujuan memperoleh sepeda general commuting dan transportasi harian.

13. Sepeda Tidur atau Sepeda Telentang



Sepeda Tidur atau Sepeda Telentang

Memang jenis sepeda ini belum terlalu populer di masyarakat di indonesia. Desainnya yang unik membuat kita bisa menggowes sepeda dengan posisi telentang sehingga sepeda ini cukup nyaman untuk dipakai.

14. Gravity Bike



Gravity Bike

Untuk memakai sepeda ini dibutuhkan track turunan yang mulus dan panjang. Pengendara membentuk posisi seefektif mungkin saat mengendarainya agar membuat laju sepeda kencang saat melintasi track turunan. Tidak perlu menggowes untuk mengendarai sepeda ini karena memakai track turunan yang panjang. Fokus utamanya ialah kecepatan.  

15. Sepeda Tandem



Sepeda Tandem
Sepeda ini cocok untuk dipakai pasangan berdua. Membuat keromantisan lebih terasa.


16.Sepeda Perkotaan (City Bike)



Sepeda perkotaan atau city bike sengaja diciptakan untuk digunakan dijalan perkotaan yang mulus, beraspal, dan tidak ada bolong-bolongnya seperti jalan rusak. Fungsinya hanya sebatas untuk jalan-jalan sore sambil mengisi waktu luang. Wajar jika sepeda jenis ini tidak menggunakan suspensi karena memang tidak dirancang untuk menghadapi benturan.
17. Sepeda Angkut/Ontel

sepeda jadul,sepeda klasik,sepeda tempo doeloe,sepeda bersejarah,jenis sepeda terkenal,jenis sepeda ontel,warna sepeda ontel,bentuk sepeda ontel,ukuran sepeda ontel,suspensi sepeda ontel,rem sepeda ontel/ klasik
   
Sepeda angkut atau sepeda tua (sepeda berdesain klasik). Contoh jenis sepeda ini adalah sepeda pos, sepeda kumbang dan sepeda ontel. Sepeda jenis ini memiliki besi yang kuat dan ban dengan diameter yang besar, sehingga mampu untuk membawa barang yang cukup banyak dan berboncengan.

18. Sepeda Lipat
 


Jenis sepeda ini cukup banyak di gemari di kalangan masyarakat ibukota, karena bentuknya yang simple dan mudah di bawa kemana-mana (karena bisa di lipat) sepeda ini memudahkan para pekerja kantoran yang biasa melakukan bike to work untuk berangkat ke kantornya.      


Demikianlah artikel tentang "18 Jenis Sepeda di Dunia" semoga dengan artikel ini kita dapat lebih mengenal berbagai jenis sepeda yang ada di dunia. Terimakasih..

0 komentar:

Post a Comment